Cara Menambah Bahasa Indonesia di Android Tanpa Root Di Semua HP

Diposting pada
Jika
Anda adalah pengguna Android sejati, tentu fitur root tidak asing lagi.
Ini berguna dalam banyak hal, misalnya menambah bahasa perangkat. Meski
ternyata hal itu bukan satu-satunya cara, karena terdapat juga cara menambah bahasa Indonesia di Android tanpa root.
cara menambah bahasa indonesia di android tanpa root

Fitur
Bahasa Indonesia
 


Salah
satu solusi agar berselancar di Android menjadi mudah yakni dengan menyetel default
bahasa keseharian kita, yakni bahasa Indonesia. Namun demikian, tidak semua
vendor perangkat menyediakan bahasa tersebut.

 

 

 

Misalnya
perangkat yang dibeli di luar negeri atau produk smartphone yang belum
dipasarkan di Indonesia. Untuk jenis perangkat demikian, biasanya memerlukan
tindakan sendiri oleh pengguna untuk menambahkan bahasanya.
Tentu
hal itu menjadi kelemahan smartphone impor. Tetapi, Android merupakan
sistem operasi yang kompatibel dengan banyak aplikasi ketiga, melalui proyek root.
Oleh karena itu, tidak tersedianya bahasa Indonesia bukan suatu masalah.
Pengguna
memang bisa menambah aplikasi pendukung, tetapi perlu diingat bahwa proyek root
membuat lisensi perangkat hilang, sehingga rentan virus. Karenanya sekalipun
bisa, root tidak semestinya dilakukan. Adapun penambahan bahasa
Indonesia bisa memakai cara lainnya.
Setelan
Tergantung Vendor

 

Penting dicatat bahwa
cara menambah bahasa Indonesia pada setiap perangkat tidak selalu sama. Dalam
hal ini, jenis vendor menjadi kunci. Setelan bahasa pada smartphone
merek Samsung tidak akan sama dengan setelan smartphone Vivo, begitu
pula merek yang lainnya.
Namun,
karena sistem operasinya sama-sama Android, cara penambahan bahasa Indonesia
untuk semua vendor kebanyakan sama. Aplikasi ketiga membantu kekurangan
tersebut, tetapi sifatnya tidak permanen dan akan hilang ketika perangkat
mengalami masalah, misalnyadiset ulang (restart)
 

Keunggulan
cara ini karena tidak mensyaratkan untuk root smartphone terlebih
dahulu. Karena tidak permanen, aplikasi pendukung bahasa tersebut bisa jadi
berubah sewaktu-waktu atau bahkan sebagian tetap kembali pada bahasa default
perangkat.
Berikut
adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan bila hendak menambah bahasa Indonesia
tanpa root terlebih dahulu. Silakan disimak:

1. Menggunakan Setting
yang Tersedia di Perangkat

Jika
Anda adalah pengguna smartphone, pada menu ‘Setting’ terdapat fitur
‘Additional Setting’ lalu ‘Language and Input’. Di situ ada pilihan penambahan
bahasa secara bawaan, mirip ketika menambahkan fitur bahasa Indonesia pada
masukan keyboard.
2. Memasang
Aplikasi ‘Set Local and Language’
Cara ini mirip setting
default
yang tersedia di setiap perangkat, meski sebenarnya merupakan
aplikasi pendukung. Aplikasi ‘Set Local and Language’ memungkinkan Anda
menyetel bahasa sesuai yang diinginkan.
Maksudnya, pilihan bahasa tidak lagi mengikuti bawaan perangkat namun
mengikuti aplikasi tersebut. Karena sifatnya eksternal perangkat, tidak menutup
kemungkinan aplikasi tesebut mogok di beberapa model perangkat. Langkah
menggunakan aplikasi ‘Set Local and Language’ yaitu:
– Unduhlah aplikasi ‘Set Local and Language’ di
Play Store.
Agar cepat, pengunduhan dapat dilakukan
melalui mesin pencarian dengan mengetik nama terkait.
 
–  Buka dan jalankan aplikasi.
Silakan pilih bahasa tambahan yang diinginkan
melalui fitur ‘Current Local’.
 
– Klik ‘Confirm’ pada pertanyaaan:
Quit Local Select, dan aplikasi ini akan berjalan di belakang.
3. Menggunakan Aplikasi Pendukung ‘Morelocale 2’
Aplikasi yang cukup terkenal ini dapat dijalankan dengan mudah. Cara penggunaannya sebagai berikut:
– Unduhlah aplikasi ‘Morelocale 2’ melalui
fitur pencarian di Play Store.
Bukan dan jalankan aplikasi tersebut. 
– Pilih bahasa yang
Anda inginkan.
Perlu
diketahui, menggunakan ‘Morelocale 2’ ini relatif lamban, tergantung
spesifikasi perangkat. Jika Anda memakai Samsung Galaxy V atau perangkat lain
dengan spesifikasi rendah, proses cenderung lama dan lamban. Jadi, pastikan ROM
dan RAM perangkat memadai.
4. Memakai
Upgrade Firmware/Flash
Jika
ketiga cara di atas belum bisa membuat bahasa Indonesia tersedia di perangkat
Anda, langkah terakhir bisa dengan memflash perangkat tersebut. Ini jelas bukan
root, hanya flash. Lalu pilihlah regional bahasa Indonesia.
Cara
ini lebih umum, karena bisa ditempuh tidak hanya oleh smartphone Android,
melainkan semua perangkat. Untuk melakukannya terdapat dua opsi, yang pertama
Anda bisa melakukannya sendiri dengan menggunakan komputer atau yang ke dua
membawanya ke pusat servis ponsel.
Biasanya, setiap
tempat servis Handphone (HP) menyediakan proyek flash ini, dengan kurun waktu
eksekusi tergantung spesifikasi perangkat. Semakin baru model HP, biasanya
semakin sulit, karena pihak flasher mesti mengunduh firmware
dulu, atau bahkan membelinya.
Perlu
diperhatikan bahwa tidak semua cara bisa dijalankan untuk menambah bahasa
Indonesia, karena akan berdampak pada performa perangkat. Cara flash ini
berbeda dengan fitur Custome Room melalui proyek root. Flash ini tidak
menghilangkan lisensi sah.
 
Demikian beberapa
langkah yang dapat Anda tempuh untuk menambah bahasa Indonesia di Android tanpa root. Perhatikan
secara seksama sebelum melakukannya, terutama nama aplikasi ketika mengunduh di
Play Store, demi menghindari kesalahan fatal yang disebabkan aplikasi malware.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *